“Darimana Pak Kadis tau kalau massa aksi itu hari tidak cukup ratusan. Dia hitungkah? Kalau yang di atas mobil sound system memang hanya 5 atau 7 orang, tapi yang di bawah, kiri kanan, depan sama belakang?” imbuhnya, Kamis (18/2/2021).
La Songo juga mengatakan, pemberian label hoaks yang dilakukan akun resmi Diskominfo Sultra adalah tanggung jawab Ridwan Badallah selaku kepala dinas.
“Pertanyaannya, siapa Kadis Kominfo Sultra sekarang? Kan Ridwan Badallah. Jadi, dia yang bertanggung jawab. Parahnya lagi Ridwan Badallah ini membuat status hoaks dan diunggah melalui akun resmi Dinas Kominfo,” jelasnya.
Sebelumnya, ratusan pengurus dan anggota PWWI Sultra, menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Sultra.
Unjuk rasa itu merupakan buntut dari cuitan Ridwan Badallah di akun media sosial Facebook milik Dinas Kominfo Sultra, yang menyebut pemberitaan salah satu media online lokal adalah hoaks.
