"Belakangan baru diketahui, ternyata nama calon Pj itu adalah La Ode Budiman. Ini benar-benar pembohongan. Kami punya data bahwa petisi itu kosong tak bernama," terang Aping.
Ia berharap para tokoh Sulawesi Tenggara di Pusat termasuk Ridwan Bae berhenti berkomentar soal Buton Selatan, apabila informasi yang mereka terima hanya sepihak. Sebab kondisi yang benar-benar terjadi di Buton Selatan saat ini tidak seperti apa yang mereka pikirkan.
Baca Juga: Merasa Keberatan, Dewan Klarifikasi Jumlah Anggota yang Mendukung Rakyat
"Mereka tahu kah, kalau pelantikan pejabat di Buton Selatan ini setiap Minggu dilakukan. Kemudian apakah itu dibenarkan? saranku kalian diam saja, kalau tidak mengerti dengan kondisi kami di sini. Kami tidak mau lagi tertindas dengan rezim La Ode Arusani," cetusnya.
Perlu diketahui, selain masih menjabat sebagai Sekda Buton Selatan, La Ode Budiman juga merupakan ipar sekaligus sepupu dua kali mantan Bupati, La Ode Arusani. (C)
