Hanya saja peta politik koalisi saat ini memang masih dinamis. Memungkinkan tidak hanya dua pasang calon tetapi kemungkinan tiga pasang calon masih terbuka dengan PDIP mencoba menawarkan pasangan alternatif. Andaikan, PDIP bersikeras memajukan Ahok, dari hitungan elektabilitas berbagai hasil survei telah menunjukkan Ridwan Kamil berada diurutan ketiga setelah Anies dan Ahok.

Artinya, jika memajukan Ridwan Kamil, partai golkar bersiap apes, dengan kemungkinan Ridwan Kamil kalah di DKJ juga malah membiarkan Gerindra semakin menguat dan mencengkram Jawa Barat.

Gerindra memang harus diakui punya keinginan Ridwan Kamil tidak di Jawa Barat tetapi maju di DKJ. Agar Gerindra punya kesempatan emas mengajukan Dedi Mulyadi karena Ridwan Kamil sudah berhasil digeser posisinya.

Awalnya, diprediksi terjadi tukar posisi semata antar dua partai tetapi bisa sama-sama menguntungkan. Ridwan Kamil dari Golkar di DKJ dengan wakil dari Gerindra, sedangkan Gerindra di Jawa Barat dengan wakilnya dari Golkar.

Baca Juga: Wacana Nyeleneh Bansos Penjudi Online