Baca Juga: Bapaslon Bupati Buton Basiran - Rafiun Unggul di Survei Pollingkita
Ia menjelaskan bahwa dahulu, hasil panen harus dibawa ke Keraton atau Kerajaan Buton. Namun, Amjalumba, seorang tokoh adat, memperjuangkan agar masyarakat tidak perlu lagi membawa hasil panen ke kerajaan.
Amtrika menambahkan, kegiatan ini juga mengenang jasa Amjalumba yang berusaha menciptakan kemandirian dalam pengaturan adat istiadat di kampung ini, serta melepas belenggu dari kerajaan atau kesultanan pada waktu itu.
Ritual ini melibatkan prosesi doa dan ziarah di kampung lama Kombeli sebagai bentuk penghormatan dan pemberitahuan yang dikenal sebagai kapoomba.
“Kami berdoa, berziarah, dan mengunjungi lawa, sekaligus melakukan kapoomba, untuk mengingat jasa para leluhur kami,” jelasnya.
