BAUBAU, TELISIK.ID - Tiap tahun menjelang peringatan hari jadi atau HUT Kota Baubau yang jatuh setiap 17 Oktober ada peringatan oleh masyarakat.

Khususnya warga Kelurahan Wameo Kecamatan Batupoaro Kota Baubau mengingatkan sejarah Syekh Akbar Maulana Sayid Abdul Wahid penyebar agama Islam di negeri Buton. Peringatan itu dikemas dalam ritual adat Tuturangiana Batupoaro yang biasanya diadakan secara meriah dan selalu dipadati oleh masyarakat.

Namun, pada tahun 2020 karena Pandemi COVID-19, pelaksanaan ritual adat tersebut diperingati secara sederhana meskipun tak menghilangkan makna sesungguhnya dari peringatan.

Adapun pelaksanaan ritual Tuturangiana Batupoaro diawali dengan pembacaan doa di situs sejarah Batupoaro yang dilakukan oleh perangkat adat Masjid Wameo dan dilanjutkan dengan "haroa" atau makan bersama yang sudah disiapkan di talang besar oleh pihak panitia.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin, usai menghadiri kegiatan ritual tersebut mengakui, pelaksanaan ritual Tuturangiana Batupoaro kali ini  tetap dilaksanakan meskipun agak kurang ramai.