"Tahun ini masih agak menghawatirkan disebabkan pandemi COVID-19, maka dilaksanakan secara sederhana tetapi cukup ramai juga," jelas AS Thamrin, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Ini Capaian Pembangunan Rusman Emba Selama Empat Tahun

"Namun demikian ritual tersebut tetap diadakan untuk mengingatkan sejarah bahwa Syekh Akbar Maulana Sayid Abdul Wahid adalah penyebar agama Islam di negeri Buton," lanjutnya menerangkan.

Ia juga menuturkan, ritual tersebut adalah motivasi generasi sekarang untuk lebih memperdalam keyakinan dan keimanan terhadap Agama Islam dan mengandung contoh-contoh untuk dijadikan teladan dalam berinteraksi.

"Yang terpenting dalam ritual Tuturangiana Batupoaro yakni nilai-nilai lokal yang diwariskan oleh pendahulu kepada masyarakat sekitar," katanya