Sedangkan, Ganjar Pranowo akan dilihat pemahaman utuhnya tentang tema Pertahanan, Keamanan-Ketertiban, geopolitik, dan hubungan internasional. Masyarakat akan menunggu gagasan baru dari Ganjar. PDIP trend persepsi di masyarakat dalam penyampaian gagasan dan urusan domestik adalah amat baik, tetapi bicara gagasan kekinian di internasional masih kurang kebaruan gagasannya.

Ganjar dinantikan apakah Ganjar bisa membawa gagasan baru tidak melulu terjebak kepada gagasan besar dari era Soekarno semata. Meskipun PDIP secara garis ideologis adalah menghayati gagasan dan peran Soekarno sebagai presiden pertama dan salah satu bapak bangsa bagi negeri ini.

Tak bisa diabaikan masyarakat memiliki keraguan kepada Ganjar. Ia dianggap kurang dapat menjelaskan gagasan baru, ia malah terjebak kepada selalu membawa pembahasan masa lalu, gagasan dan keberanian dari Soekarno.

Bukannya kita berusaha melupakan sejarah, tetapi Ganjar sebagai capres harus memiliki gagasan baru, sehingga tidak berlindung dibalik gagasan Soekarno yang malah mengesankan tidak nampak kebaruan gagasan dari Soekarno ditawarkan oleh Ganjar Pranowo.

Tema debat capres kedua ini, bagi Prabowo amat menguntungkan karena ini adalah "makanannya" sehari-hari. Sebab, ia adalah Menteri Pertahanan Indonesia, dan ia juga figur dari militer. Hanya saja, Prabowo gagasannya kurang spesifik, tidak dapat menguraikannya secara detail.