JAKARTA, TELISIK.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengumumkan rencana kepulangannya dari Arab Saudi ke Indonesia.
Kepulangannya diperkirakan pada Selasa 10 November 2020 mendatang. Kabar kepulangannya tersebut disampaikan dalam video di kanal YouTube Front TV.
Terkait itu, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, pemerintah tidak pernah membahas masalah Rizieq secara khusus. Lagi pula, kepulangan Rizieq juga tidak bakal menimbulkan efek serius.
Mahfud lantas membandingkan Rizieq dengan pemimpin Syiah Iran, Ayatullah Khomeini. Menurut dia, kepulangan Rizieq tidak seperti pemimpin Syiah tersebut yang membawa dampak besar bagi negara dan bangsa.
Saat Khomeini kembali ke Iran dari pengasingan di Paris, seluruh rakyatnya memberikan sambutan. Karena Khomeini dianggap orang suci. Lalu, Khomeini memimpin revolusi dan berbuah manis, yang saat itu Mohammad Reza Pahlevi berhasil digulingkan pada 1979.
