"Saya naik mobil Maxim kak, hujan soalnya takut acaranya sudah dimulai," kata Ira salah satu mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Baca Juga: Bappeda Sulawesi Tenggara Beri Nilai 97 Dokumen SSK Kota Kendari

Sementara itu, peserta lain stay menunggu dalam ruangan, terpantau mulai dari pukul 13.00 Wita.

Ketua Dewan Pembina Titik Kumpul, Bobby Yusuf Tamulo dalam laporan ketua kegiatan mengatakan, masalah terbesar di Sulawesi Tenggara adalah tenaga kerja, setiap tahun kampus menciptakan sarjana, namun hanya kembali ke rumah.

"Di Sulawesi Tenggara ini banyak masalah, silahkan nanti bang Rocky ambil alih, beri solusi pada anak muda ini agar bisa menjadi anak muda yang berani dan membawa perubahan," ucapnya. (B)