Anggaran itu dikucurkan dari tahun 2020 dengan nilai anggaran Rp 344,4 miliar, kemudian tahun 2021 nilai anggaran Rp 218 miliar, tahun 2022 nilai anggara Rp 221 miliar, selanjutnya tahun 2023 nilai anggaran Rp 226 miliar dan tahun 2024 di angka Rp 230 miliar.

Ajang (mobil listrik) tersebut digelar pada 6 Juni 2020 dan direncanakan akan berlangsung lima tahun berturut-turut dimulai 2020-2024 dengan melintasi area dalam kawasan Monumen Nasional dan Jalan Medan Merdeka Selatan sepanjang 2,6 kilometer.

Namun rencana tersebut batal akibat Pandemi COVID-19 di Jakarta yang tak kunjung terkendali sehingga menjadi alasan usulan interpelasi Fraksi PDIP dan PSI.

Pengamat politik Indonesia Refly Harun mengatakan, tidak ada yang salah untuk mengajukan hak DPRD. Menurut dia, hak interpelasi itu semestinya diajukan yang berdampak pada kepentingan masyarakat.

“Ini kalau bahas-bahas Formula E mau diinterpelasi. Apanya yang mau diinterpelasi dan kalau tidak salah sudah ada down time-nya untuk penyelenggaraan Formula E tahun 2020 tapi ternyata tidak jadi karena tidak ada yang menyangka pandemi COVID-19 ini, tapi justru kalau dibatalkan, Indonesia rugi,” kata Refly dalam saluran YouTube Sahabat RH, Jumat (20/8/2021). (B)