Perselisihan bermula ketika Ronaldo, 41 tahun, menjadi pemain pengganti yang tidak dimainkan dalam kemenangan 2-1 Portugal atas Norwegia pada UEFA Nations League, 27 September 2026. Ronaldo dikabarkan dijanjikan sekitar 30 menit waktu bermain, namun tidak pernah dimasukkan ke lapangan.

Ronaldo kemudian meninggalkan kamp Portugal di Kopenhagen setelah mengetahui ia tidak akan menjadi starter pada laga melawan Denmark. Keputusan itu memicu kehebohan karena diambil di tengah jeda internasional.

Setelah itu, Ronaldo merilis pernyataan panjang melalui akun media sosialnya. Ia menuduh Jesus dua kali melanggar janji terkait perannya di tim, namun di saat yang sama meminta maaf kepada rekan-rekan setim dan suporter serta menyatakan siap menerima hukuman apa pun dari federasi.

Dalam pernyataan itu, Ronaldo juga mengungkapkan bahwa ia telah menyusun daftar pernyataan — delapan poin menurut laporan The Sun — yang ia minta dibacakan Jesus dalam konferensi pers. Daftar itu antara lain berisi permintaan maaf kepada Ronaldo, perbandingan dirinya dengan legenda Pelé dan Diego Maradona, serta pujian atas interaksinya dengan penggemar.

Skorsing Sementara dan Proses Disiplin FPF