JAKARTA, TELISIK.ID – Fenomena astronomi menarik diprediksi terjadi pada Juli hingga Agustus 2025. Para ilmuwan dari International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS) dan United States Naval Observatory memprediksi bahwa rotasi Bumi akan bergerak lebih cepat pada periode tersebut, menyebabkan hari-hari menjadi lebih pendek dari biasanya.
Meski perubahan ini hanya dalam hitungan milidetik, fenomena ini menjadi sorotan karena bertentangan dengan tren perlambatan rotasi Bumi yang biasanya terjadi.
Menurut data IERS, tiga hari terpendek dalam setahun diperkirakan terjadi pada:
- Rabu, 9 Juli 2025: Hari lebih pendek 1,30 milidetik.
- Selasa, 22 Juli 2025: Hari lebih pendek 1,38 milidetik.
