Judah Levine, fisikawan dari National Institute of Standards and Technology, menyebutkan bahwa tren percepatan ini mengejutkan karena bertentangan dengan asumsi bahwa rotasi Bumi akan terus melambat, yang biasanya membutuhkan penambahan detik kabisat.
Namun, sejak 2016, tidak ada detik kabisat yang diperlukan, dan IERS telah mengonfirmasi tidak akan ada penambahan detik kabisat pada Juni 2025 dilansir dari cnbcindonesia.com, Minggu (6/7/2025).
Tren Percepatan Sejak 2020
Fenomena percepatan rotasi Bumi bukanlah hal baru. Sejak 2020, para ilmuwan mencatat adanya tren hari-hari terpendek. Pada 2020, tercatat 28 hari terpendek sejak pengukuran modern dimulai pada 1960.
Rekor ini terus terpecahkan, dengan hari terpendek pada 5 Juli 2024, yang berdurasi 1,66 milidetik lebih pendek dari hari biasa.
