KENDARI, TELISIK.ID - Wali Kota Kendari Sulkarnain menyebutkan, rumah sakit di Kota Kendari mengalami kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) yang akan digunakan petugas untuk menangani pasien COVID-19.
"Saat ini kita memang kekurangan APD. Karena itu, kita akan berusaha membangun komunikasi kemana saja agar bisa mendapatkan APD ini", ujar Sulkarnain, Selasa (24/3/2020).
Disebutkan Sulkarnain, Kota Kendari saat ini berstatus zona merah dan di Kota Kendari tercatat ada 88 orang berstatus OPD, 8 orang PDP, 3 orang positif dan 1 orang meninggal dunia.
Baca Juga : Arhawi: Jika Lockdown, Kapal Saya Siap Datangkan Pangan ke Wakatobi
Lebih lanjut kepada awak media menjelaskan, untuk Rumah Sakit Kota Kendari hanya bisa melayani banyak 5 orang pasien COVID-19, dan saat ini Kota Kendari telah mendapat bantuan 10.000 masker dari Balai Latihan Kendari.
