Baca Juga: Puluhan Warga Kendari Bobol dan Lempar Pengadilan dengan Tomat, Dua Orang Terluka
Menurut F, seorang petugas rumah sakit menyatakan bahwa luka korban terlalu parah untuk ditangani di RS Santa Anna dan menyarankan agar korban dibawa ke RSUD Abunawas.
“Saya juga sempat minta ambulans, tapi katanya tidak ada sopir. Bahkan tidak diberi obat atau pertolongan awal sama sekali,” kata F.
Tidak hanya itu, korban juga tidak diberi obat-obatan atau pertolongan awal meskipun dalam kondisi kritis.
Mertua korban, La Ode Zainuddin, mengungkapkan bahwa Rusli keluar rumah untuk membeli ikan yang akan dijual di tempat pelelangan.
