Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono, menambahkan bahwa setiap tahap kredensialing menjadi pintu awal untuk menilai kesiapan rumah sakit.
“Semua pelayanan BPJS wajib menggunakan sistem digital atau bridging system, tidak bisa manual. Jadi kesiapan infrastruktur dan SDM harus benar-benar matang sebelum kerja sama resmi dijalankan,” ujarnya.
Dengan berjalannya proses kredensialing ini, diharapkan RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo segera bisa menjadi mitra resmi BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat Sultra dapat memperoleh layanan spesialistik yang lebih mudah diakses, bermutu, dan terjangkau. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
