1. Mengatasi keadaan/kondisi sakit melalui paduan intervensi medis, keterapian fisik, keteknisian medis, dan tenaga lain yang terkait.
2. Mencegah komplikasi akibat tirah baring dan atau dampak penyakit yang mungkin membawa kecacatan.
3. Memaksimalkan kemampuan fungsi, meningkatkan aktivitas dan partisipasi pada difabel.
4. Mempertahankan kualitas hidup dan mengupayakan kehidupan yang berkualitas. (A-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
