WAKATOBI, TELISIK.ID - Solidaritas Mahasiswa Pemuda Pelajar Waitii Raya-Kendari kembali berdemonstrasi jilid tiga terhadap Kepala UPTD Puskesmas Tomia, Kabupaten Wakatobi, Baharuddin La Hamiru, Kamis (20/7/2023) kemarin.

Demo itu dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Kapus Tomia atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Massa pun menyegel ruang Kapus.

"Seperti penggunaan dana BOK, uangnya habis namun kegiatannya tidak ada. Kemudian Kapus Tomia selalu melakukan pemotongan hak dari pegawai yang mereka sendiri tidak tau digunakan untuk apa dana tersebut. Kemudian melakukan tindakan intimidatif terhadap bawahan dan membuat pernyataan untuk diberlakukan kepada bawahannya dengan mengatasnamakan Dinkes. Padahal jika melihat dari beberapa PKM di Tomia, surat pernyataan tersebut tidak ada," ujar Jenderal lapangan, Parman.

Baca Juga: Burung Endemik Pulau Wangi-Wangi Wakatobi Masuk Konservasi

Parman menjelaskan, jika dinilai dari segi pelayanan PKM Tomia. Dinilai tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat. Ada pemberian yang diduga salah obat terhadap pasien yang ditangani di PKM Tomia. Ibu hamil yang mau melahirkan dinilai mendapatkan penanganan terlambat, sehingga 2 jam kemudian bayi yang dilahirkan meninggal dunia.