"Ruksamin salah satu, Bu Tina (Nur Alam) juga berpotensi, kemudian ada juga Lukman Abunawas, tapi kan tidak mungkin Lukman Abunawas pindah ke Golkar, dia kan PDI-P, ada Kery, dan Andi Sumangerukka," ungkap Ridwan Bae.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini mengatakan, sejumlah kandidat itu berpotensi diusung Partai Golkar di Pilgub Sultra jika dirinya tak maju dalam kontestasi lima tahunan itu.
Meski begitu, untuk diusung Partai Golkar, sejumlah politisi tersebut harus pindah ke partai besutan Airlangga Hartarto tersebut.
Hal itu juga berdasarkan arahan Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung saat temu kader di Hotel Swisbell Kendari, pada Senin, 3 Juni 2024.
"Bahwa (politisi) yang non-kader Golongan Karya mau maju (calon) gubernur yang dicalonkan Partai Golkar harus menjadi kader Golongan Karya. Kalau pilihannya mereka jadi kader Golkar, kan pilihannya banyak yang berpotensi juga," ujarnya.
