Program beasiswa ini, menurut Ruksamin, bertujuan untuk mempersiapkan generasi Sultra yang maju dan berkontribusi untuk kemajuan daerah.
“Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sultra berada di posisi 20 di Indonesia. Dengan pendidikan yang baik, orang tua mahasiswa pasti Bahagia,” ujarnya.
“Tugas saya adalah melayani masyarakat dengan menggratiskan biaya UKT. Saya pernah merasakan kesulitan biaya kuliah, dan saya harap kondisi ini tidak ada lagi di Sultra,” tambah Ruksamin.
Selain beasiswa, Ruksamin juga menyampaikan program bantuan sebesar 500 juta per desa untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Uang tersebut akan dikelola oleh pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Bantuan ini akan digunakan untuk operasional kepala desa, pembangunan fisik, dan bantuan sosial,” katanya.
