"Ruksamin dikenal sebagai politisi petarung, cakap dan ulet, dan Sjafei Kahar dianggap sebagai tokoh birokrat Sulawesi Tenggara," kata Najib Husain, Sabtu (22/7/2023).

Di sisi lain kata dia, simbol ketokohan Ruksamin sebagai perwakilan daratan, sangat mewakili. Begitu juga dengan Sjafei Kahar yang mewakili kepulauan. Modal tersebut begitu kuat merebut mayoritas suara pemilih yang tersebar di 17 kabupaten/kota. Pasalnya, kedua tokoh ini sudah teruji. Ruksamin dua periode Bupati Konawe Utara. Kemudian saat ini memimpin DPW PBB Sulawesi Tenggara, Koordinator Presidium KAHMI, dan organisasi besar lainnya.

Sementara Sjafei Kahar pernah menjadi Bupati Buton dua periode yang mencakup 6 kabupaten yang saat ini telah mekar tersendiri. Di antaranya Buton Tengah, Buton Selatan, Wakatobi, Bombana, Baubau dan Buton.

"Jadi, napak tilas politik tersebut menandakan keduanya memiliki basis suara yang sangat diperhitungkan," beber Najib.

Baca Juga: Pemda Konawe Usul Rp 208 Miliar Anggaran Pilkada 2024