Dia menuturkan, RKM Sultra tak hanya ingin berkontribusi dan mengambil peran membantu Pemprov Sultra mencapai visi dan misi pembangun namun juga ikut berperan dalam upaya melestarikan budaya etnis Moronene. Baik produk budaya berupa kuliner tradisional, busana adat hingga warisan budaya Moronene lainnya.
“Dalam pengukuhan RKM nanti, kami akan menampilkan kuliner khas Moronene, seperti gula kelapa, niwuwuha puhu, makanan kambongi, dan kinokori puhu. Termasuk menampilkan Tarian Lumense untuk menyambut gubernur,” rinci Siti Saleha.
Lebih lanjut Hj. Sitti Saleha, dalam agenda pelantikan nanti, akan dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi.
Sementara itu, Sekjen RKM Sultra, Masrul mengatakan, acara pengukuhan RKM nanti tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 sesuai arahan Satgas COVID-19.
“Jumlah peserta dibatasi, hanya 250 orang dan menerapkan prokes 3M,” ujar Masrul yang juga dosen UHO. (B)
