Tak ada barang-barang yang bisa diselamatkan. Hanya pakaian di badan yang tersisa. Namun tak ada yang bisa dilakukan selain menerima dengan lapang dada musibah yang menimpa keluarganya.

Baca Juga: Reses Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Diselip Kampanye Calon Gubernur

"Ini saja baju yang saya pakai, pakaian ganti yang saya pakai di tempat kerja untuk salat. Yah mau diapa namanya juga cobaan dari Tuhan, saya dan keluarga hanya bisa berharap semoga semua ini ada hikmahnya dan bisa diberi kesabaran dan ketabahan jalani cobaan ini," ucap La Fea yang sesekali menyeka air mata yang menetes di pipinya.

Dengan segala keterbatasan ekonomi keluarganya saat ini, dia mengungkapkan bahwa bukan saja dirinya dan kedua orang tuanya yang tinggal di rumah berdinding papan tersebut. Ada juga dua saudaranya yang sudah berumah tangga dan memiliki anak.

"Di rumah ini kita tinggal 3 kepala keluarga, orang tuaku dan dua saudaraku yang sudah menikah. Selain itu ada sekitaran 10 orang yang berlindung dalam rumah ini," tuturnya.