Rony mengaku, dirinya ikut mendampingi penyidik saat penggeledahan sebagai saksi di rumah berwarna oranye berlantai dua itu. Dia juga mengaku Firli tak kaget saat penyidik menyambangi rumah ketua KPK itu untuk digeledah.

“Saya dampingi penyidik, saya kan saksi. Ekspresi Pak Firli biasa aja, namanya paling ketemuan. Saya sekilas saja lihat. Saya masuk biasa saja,” ujarnya.

Ketua RW di lingkungan tempat tinggal Firli di Bekasi ini, Irwan Irawan mengatakan, ada dua rumah lainnya ikut digeledah oleh polisi.

“Ada tiga rumah yang saya dapat informasi. (Rumah) Firli, dua lagi (rumah) tetangganya,” ungkap Irwan.

Salah satu rumah yang ikut digeledah oleh polisi adalah milik purnawirawan Polri bernama Martanto. Namun, Irwan mengaku tidak tahu persis hubungan Martanto dalam kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap SYL.