“Pak Martanto namanya. Aku tidak tahu persis apa kaitannya. Purnawirawan,” kata Irwan.

Dari laman elhkpn.kpk.go.id, tercatat Firli hanya melaporkan delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi dan Kota Bandar Lampung dengan total nilai mencapai Rp 10.443.500.000 (Rp 10,4 miliar).

Rinciannya yakni, tanah dan bangunan seluas 317 m2 di Kota Bekasi yang merupakan hasil sendiri Rp 1.436.500.000. Empat tanah seluas 300 m2 di Kota Bandar Lampung hasil sendiri masing-masing bernilai Rp 412.500.000. Kemudian tanah dan bangunan luas 250 m2 di Kota Bekasi hasil sendiri Rp 2.727.000.000, serta tanah dan bangunan luas 120 m2 di Kota Bekasi hasil sendiri Rp 2.230.000.000.

Kemudian, alat transportasi dan mesin dengan total Rp 1.753.400.000. Rinciannya motor Honda Vario tahun 2007 hasil sendiri Rp 2.500.000, motor Yamaha N-Max tahun 2016 hasil sendiri Rp 15.000.000, mobil Toyota Innova Ventirrer tahun 2019 hasil sendiri Rp 292.000.000, mobil Toyota Camry tahun 2021 hasil sendiri Rp 593.900.000, dan mobil Toyota LC tahun 2012 hasil sendiri Rp 850.000.000.

Total kas dan setara kas senilai Rp 10.667.865.633, sehingga nilai keseluruhan harta kekayaan yang dimiliki Firli adalah Rp 22.864.765.634 (Rp 22,8 miliar).