Apalagi kata dia, rumah tersebut tidak bermasalah dan surat-surat rumah itu telah dikantonginya.

"Ada bukti ke saya bahwa rumah itu milik kami. Itu milik kakek kami. Hebat kali petinggi ini di Kota Medan. Saya berharap Jokowi memberikan rasa keadilan bagi kami," tuturnya.

Motif eksekusi rumah tersebut masih belum diketahui. Petugas aparat hukum masih berada di lokasi untuk berjaga di rumah penghuni yang banyak bendera PDI Perjuangan tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait peristiwa eksekusi rumah tersebut, Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean belum menanggapi sambungan telepon, termasuk saat dihubungi melalui WhatsApp ia juga belum menjawabnya. (A)

Reporter: Ones Lawolo