Prof. Piotr Czauderna, Kepala Departemen Bedah dan Urologi untuk anak dan remaja di UCK, yang terlibat dalam prosedur tersebut, mengatakan operasi robot membawa potensi keuntungan dan kemungkinan yang sangat besar bagi pasien muda dan dokter.
"Tentu saja tingkat presisi dan kemudahan yang lebih tinggi dalam melakukan operasi oleh ahli bedah setelah mereka mendapatkan pengalaman," ujarnya dikutip dari Thefirstnews.com.
Baca Juga: Doomsday Glacier Meleleh Picu Kenaikan Air Laut Dahsyat
Ia juga mengatakan dengan adanya bantuan robot tersebut memungkinkan menghilangkan kesulitan lainnya selama proses operasi. Dokter di UCK berharap dapat melakukan 40-50 operasi menggunakan bantuan robot per tahun, tetapi robot tersebut tidak akan berada di UCK secara permanen. Robot-robot itu hanya akan dibawa untuk kasus-kasus yang dibenarkan yang telah disepakati dan direncanakan sebelumnya.
UCK mengumumkan keberhasilan operasi di halaman Facebook mereka bersama dengan film pendek dari salah satu dari mereka dan berita bahwa salah satu pasien muda telah dipulangkan. (C)
