"Terkait dengan keselamatan kerja, pihak pengawas menyampaikan masih terkoordinir dengan baik. Karena bukan hanya para pekerja yang merasakan tetapi juga masyarakat sekitar," terangnya.

Di tempat yang sama, Kadis Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. H. Pahri Yamsu, M.Si mengatakan, pihak PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sangat puas dengan progres pembangunan rumah sakit ini. Hal tersebut masih sesuai target yang telah ditentukan.

Peninjauan pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yii Koo bersama pihak PT Sarana Multi Infrastruktur dan Bank Dunia. Foto: Aris Mantobua/Telisik

 

"Secara teknis, proses pembangunan rumah sakit sudah surplus. Kita harapkan cuaca yang ada bisa mendukung dalam pembangunan ini. Tetap konsisten, agar di akhir bulan Oktober nanti rampung, sehingga sesuai dengan target," ungkapnya.

Pahri Yamsu menjelaskan, progres dari pembangunan rumah sakit secara teknis sudah mencapi 76,33 persen. Dalam tahap pengerjaannya berfokus pada pengadaan alat kesehatan dan pemasangan kabel dari alat yang telah disiapkan.