Diketahui, investasi batu bara itu bermula ketika Yusuf mendatangai Masjid Darussalam dan menyampaikan programnya.

Setelah itu, ratusan orang masjid tersebut tertarik dan menggelontorkan uang investasi sejak 2009-2010.

Baca Juga: Alasan KPK Tetapkan Tersangka Mardani H Maming Dipertanyakan, PBNU akan Beri Pembelaan

Mereka seharusnya mendapatkan keuntungan dari investasi itu per bulan, tetapi hingga saat ini tak ada keuntungan yang didapat.

Ratusan jemaah dan pengurus Masjid Darussalam Kota Wisata mengeluarkan uang untuk investasi dengan nominal yang berbeda-beda. Salah seorang jemaah bahkan menggelontorkan dana hingga Rp 80 juta.