Menanggapi pelemahan rupiah, Bank Indonesia menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menyampaikan komitmen bank sentral dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

"Bank Indonesia berkomitmen untuk terus hadir di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai fundamentalnya dan memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik."

Artinya: Bank Indonesia berkomitmen untuk terus hadir di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai fundamentalnya dan memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik.

Erwin menjelaskan, BI menjalankan intervensi melalui sejumlah instrumen. Di pasar luar negeri (offshore), BI melakukan transaksi non-deliverable forward (NDF). Di pasar domestik, BI melakukan transaksi spot dan domestic NDF (DNDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Selain itu, BI juga menjaga kecukupan likuiditas dan struktur suku bunga pasar uang agar tetap kondusif, serta melakukan koordinasi intensif dengan korporasi, pelaku pasar, dan pihak-pihak terkait lainnya.