WAKATOBI, TELISIK.ID - Warga Suku Bajo di Desa Horuo, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, mengeluhkan kondisi jembatan titian di wilayah permukiman mereka yang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan selama bertahun-tahun.

Jembatan kayu yang menjadi akses utama masyarakat Bajo itu dilaporkan telah mengalami kerusakan sejak 2014. Meski kondisinya memprihatinkan, warga tetap terpaksa melintas karena tidak memiliki akses alternatif lain.

Salah seorang pemuda Desa Horuo, Ihwal mengatakan, kondisi jembatan saat ini sangat membahayakan masyarakat yang setiap hari menggantungkan aktivitasnya pada akses tersebut.

“Kondisi jembatan saat ini sangat memprihatinkan, pemerintah seolah lepas tangan karena sama sekali tidak peduli,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, jembatan titian memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Bajo di Horuo, bukan hanya sebagai akses penghubung antar dusun, tetapi juga jalur utama aktivitas ekonomi warga.