Sama halnya, La Ode Ali Sarati, salah satu petani mengatakan, gegara jalan yang mengalami kerusakan parah, hasil pertanian para petani tak bisa diangkut oleh kendaraan.
"Kesulitan akses jalan ini sangat memprihatinkan masyarakat, khususnya para petani," keluhnya.
Ia mengatakan, jalan tersebut telah bertahun-tahun mengalami kerusakan, sudah beberapa kali warga keluhkan kepada pihak pemerintah untuk segera memperbaikinya. Saat Musrembang, warga sempat sampaikan kondisi jalan tersebut, namun belum ada perbaikan yang dilakukan.
Kondisi terparah, dikatakannya pada saat selepas hujan, jalanan ini sama sekali tak bisa dilewati sebab jalan tersebut dipenuhi kubangan becek bahkan berlumpur.
Sehingga ia sangat berharap kepada pemerintah daerah, agar peduli dan segera dapat memperbaiki jalan tersebut.
