Terlihat lumpur sisa banjir masih sangat tebal di bagian teras. Para pegawai di RS Santa Anna Kendari membersihkan dan menyiram lantai yang dipenuhi lumpur.

Salah satu dokter RS Santa Anna Kendari, Dr Jimi mengatakan, kondisi rumah sakit saat ini cukup parah dibandingkan tahun sebelumnya.

"Untuk sekarang kita lagi proses pemulihan, membersihkan dan memperbaiki. Untuk pasien sebagian kita alihkan ke RS Tiara Kendari, rumah sakit PMI dan pasien terbanyak ada di Rumah Sakit Bhayangakara Kendari," kata Dr Jimi.

Baca Juga: Anggota DPRD Yudhianto Mahardika Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Kendari

Menurut Dr Jimi, saat ini RS Santa Anna sementara tidak beroperasi. Kondisi peralatan medis hampir semua terkena banjir. Untuk kerugian belum bisa diungkapakan namun perkiraan sampai 80 persen.