MOSKOW, TELISIK.ID - Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah menemukan bukti eksperimen sampel virus corona pada kelalawar dilakukan di laboratorium biologis Ukraina.

Dokumen menunjukkan adanya senjata biologis rahasia militer AS di wilayah Ukraina. Pengembangan bioagen itu disebut-sebut akan membidik sejumlah kelompok etnis.

Rusia menuding program berkode P-781 itu menggunakan patogen mematikan. Patogen disinyalir berasal dari organisme kelelawar.

"Proyek P-781 menarik karena kelelawar dianggap sebagai agen potensial senjata biologis, prioritasnya adalah penelitian bakteriologis dan patogen virus yang dapat ditularkan dari kelelawar ke manusia," kata Kepala Pasukan Perlindungan Radiasi Rusia, Igor Kirillov dilansir dari detik.com.

Namun, Kirillov tidak merinci kelompok etnis mana yang akan menjadi target bioagen. Ia menyatakan bukti-bukti proyek mematikan itu ditemukan Rusia selama operasi militer khusus di Ukraina, sejak 24 Februari 2022.