"Menurut data operasi, di tangan penjajah kami (Rusia) 198 orang tewas, termasuk 3 anak-anak, 1.115 terluka, termasuk 33 anak-anak," tulis Menteri Kesehatan Viktor Lyashko, dilansir dari Cnnindonesia.com
Baca Juga: 50 Ribu Orang Mengungsi Akibat Serangan Rusia ke Ukraina
Sebagai informasi, Rusia telah menginvasi Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) lalu.
Presiden Rusia Vladimir Putin membeberkan dua alasan utama pihaknya melancarkan invasi. Salah satunya, invasi ke Donbas, Ukraina, yang dikuasai kelompok separatis pro-Moskow.
Baca Juga: Perang Dimulai, Rusia Hancurkan Kota dan Pangkalan Udara Ukraina
