Melansir Sindonews.com, militer Rusia memperoleh lima lumba-lumba hidung botol pada Agustus 2016 dan tender untuk pembelian lumba-lumba tersebut diumumkan di situs web pembelian negara tak hanya lumba-lumba dan anjing laut, paus putih bahkan telah dilatih untuk peran militer.

Ilmuwan membeberkan, ada sejarah panjang lumba-lumba dan anjing laut dilatih di Sevastopol. Hewan ini dilatih untuk melindungi pintu masuk ke pangkalan angkatan laut, mencari ranjau bawah air dan membunuh penyusup yang masuk ke wilayah Rusia.

Baca Juga: Wanita Korea Utara Dilarang Pakai Pembalut, Diganti dengan Kain Ini

Mengutip Viva.co.id, lumba-lumba ini dapat berkomunikasi melalui peluit bernada tinggi, dan mereka juga dapat merasakan objek juga menentukan jarak melalui ekolokasi.

Rusia mengklaim menemukan cara baru untuk memanfaatkan kemampuan pendeteksian lumba-lumba. Lumba-lumba bukan satu-satunya makhluk laut yang dilatih oleh militer Rusia. Seekor paus beluga yang terlihat di lepas pantai Norwegia pada 2019 diyakini dilatih oleh angkatan laut Rusia.