Melansir CNNIndonesia.com, ketika invasi Rusia dimulai, pesawat tersebut tengah diparkir dekat ibu kota Kiev karena sejak 24 Februari tengah menjalani perbaikan.

Pesawat memiliki 6 mesin turbofan, dan bisa mengangkut beban hingga 250 ton, serta memiliki rentang sayap terpanjang di dunia.

Selain menghancurkan AN-225, pasukan Rusia juga pada Jumat telah mengambil alih bandara Hostomel tempat pesawat itu berada.

Pemerintah Ukraina mengatakan mereka akan memperbaiki pesawat tersebut.

Baca Juga: Tank Rusia Kehabisan Bensin saat Mau Nyerang, Warga Ukraina Tertawa