Baca juga: Tak Sampai 24 Jam WhatsApp dan Instagram Down, Mark Zuckerberg Sudah Rugi Rp 99,5 Triliun

G-20 akan membahas soal Afghanistan. Bagaimana negeri itu menghindari krisis ekonomi dan kemanusiaan setelah pengambilalihan oleh Taliban 15 Oktober.

Moskow sendiri pernah menjadi tuan rumah konferensi internasional tentang Afghanistan pada Maret lalu. Di mana Rusia, Amerika Serikat (AS), China, dan Pakistan merilis pernyataan bersama.

Pernyataan ini menyerukan kepada pihak Afghanistan yang saat itu bertikai untuk mencapai kesepakatan damai dan mengekang kekerasan. Pertemuan juga meminta Taliban tak bertindak ofensif.

Rusia sendiri diduga memiliki kepentingan di negara itu. Negeri pimpinan Presiden Vladimir Putin itu dikabarkan serius untuk menarik Afghanistan bergabung dalam blok perdagangannya yang dinamakan Eurasian Economic Union.