Soal penimbunan laut Motewe dan pelebaran jalan Warangga, Ia menguraikan secara detail. Di kawasan Motewe jangan hanya dilihat penimbunanya. Akan tetapi, akan ada bangunan monumental yang dibangun untuk kepentingan publik.
"Motewe itu, kita jadikan sebagai pusat kota baru," sebutnya.
Baca Juga: Bela Muslim Uighur, Ratusan Warga Sultra Kecam Rezim Cina
Sementara pelebaran jalan Waranga dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Jalan dibuat dua jalur. Lalu ada rest area, taman dan lampu jalan sehingga akan merubah kawasan itu menjadi tidak angker lagi.
"Kita perindah semua. Kami gunakan APBD-P untuk proses pengerasan jalan, setelah itu kita serahkan ke Balai untuk peningkatan jalannya," jelasnya. (Adv)
