"Biaya penyambungannya semua gratis. Kalau ada yang pungut biaya, laporkan ke pihak berwajib," ujarnya.
Abdul Munir, tokoh masyarakat Kontunaga juga meluruskan isu-isu liar tentang air bersih yang mengalir bersumber dari mobil-mobil tangki yang isi di bak penampungan di puncak Lakude, lalu dialirkan ke pipa-pipa induk di depan rumah warga.
Sehingga isu tersebut tidak benar. Air itu bersumber dari jompi yang ditarik menggunakan mesin ke bak penampungan, lalu didistribusikan ke pipa yang ada di pinggir-pinggi jalan.
"Jadi tidak benar, kalau air yang sudah mengalir itu dari mobil tangki. Air itu bersumber dari jompi," ungkapnya.
Baca juga: Ingin Alumni Pimpin Surabaya, IKBA ITATS Deklarasi Dukung Paslon ErJi
