Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Capt Ahmad Sadikin menerangkan, beroperasinya feri ini tidak terlepas dari permintaan Bupati Muna, LM Rusman Emba di Kemenhub dalam rangka membuka keterisolasian di wilayah kepulauan. Makanya, Ia berharap agar fasilitas yang ada dapat dijaga.
"Kapal ini sebagai perintis," sebutnya.
Tidak menutup kemungkinan bila jumlah penumpang membludak, kapal akan diganti dengan yang lebih besar lagi.
Sementara untuk para nelayan, Rusman juga memberikan rumah. Jumlahnya sekitar 50 unit dengan tipe 36 yang menelan anggaran sebesar Rp 6 miliar. Lokasinya di Desa Lakarinta, Kecamatan Loghia. Rumah mirip BTN itu saat ini mulai digunakan para nelayan.
Camat Loghia, Fajar Sosi menerangkan, bantuan rumah merupakan bentuk kepedulian bupati agar para nelayan dapat merasakan kehidupan layak dan tidak tergantung tinggal pada orang lain lagi. Untuk lahan lokasi perumahan itu adalah milik warga yang telah dihibahkan ke Pemkab.
