MUNA, TELISIK.ID - Setelah menanti selama 33 tahun, warga Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna akhirnya mulai bisa menikmati air bersih. Air mulai mengalir dari bak penampungan di Puncak Lakude. Sebagai rasa syukur, warga Desa Masalili menggelar doa bersama, Senin malam (12/10/2020).
Mereka mengundang LM Rusman Emba yang telah mengupayakan hingga pembangunan Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Kecamatan Kontunaga terealisasi.
Akan tetapi, di tengah air sudah mengalir hingga ke depan rumah, warga dibuat resah dengan isu yang sengaja dihembuskan oknum-oknum tertentu terkait adanya biaya sambungan pipa tersier sebesar Rp 3 juta.
Rusman yang mendapat laporan itu menegaskan bahwa untuk penyambungan pipa tersier gratis. Ia sudah menyiapkan anggarannya.
"Jadi tidak benar itu kalau ada bayaran hingga Rp 3 juta. Jangan sampai oknum-oknum itu yang mau ambil uangnya. Intinya gratis," tegas Rusman disambut applause warga.
