“Begitu saya datang, dokter langsung menemui saya dan menanyakan keluhan. Tidak lama kemudian, perawat memasang infus dan memberikan obat. Nyeri saya mulai berkurang,” ceritanya.

Menurutnya, kecepatan dan profesionalitas tenaga medis yang menanganinya sangat membantu mengurangi rasa cemas.

“Tidak ada waktu yang terbuang. Mereka sigap, ramah, dan membuat saya merasa aman,” tambahnya.

Baca Juga: Kisah Anggun, Dari Kendala Iuran hingga Kesadaran Jaga Keberlangsungan JKN

Usai pemeriksaan awal, Puspita dipindahkan ke ruang rawat inap. Selama tiga hari menjalani perawatan, kondisinya berangsur membaik.