Yang pertama, kesabaran awal dari kejernihan hati dan fikiran.
Dalam ayat di atas mintalah tolong dengan sabar adalah perintah yang sangat tegas, bahwa sabar adalah bagian solusi itu. Dia adalah solusi mental, sehingga dengan sabar manusia mampu menjernihkan fikiran dan hatinya.
Ada sebuah mahfudzat (pribahasa) man sabara zafira barang siapa bersabar pasti dia beruntung, pribahasa ini tentu sudah terbukti bahwa segala permasalahan akan selesai ketika berangkat dari kesabaran, tanpa kesabaran semua akan bertambah dan semakin kacau masalah.
Kesabaran tidak akan hadir dalam diri manusia, kecuali dia memiliki keyakinan kepada Allah SWT, bahwa apa yang terjadi semua telah menjadi keputusan Allah SWT. Dengan keyakinan ini maka kesabaran akan hadir. Sederhananya sikap batin kita akan selalu berada pada gelombang Alfa, yaitu bahagia dan tidak bersedih berlebihan, karena keyakinan yang tinggi kepada keputusan Allah SWT.
Allah SWT berfirman yang Artinya:
