Banyak hadis nabi menyatakan akan salat sebagai solusi: Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wasallam bila mengalami suatu perkara (cobaan), maka beliau selalu salat. Dalam hadis lain, Huzaifah telah menceritakan hadis berikut: Aku kembali kepada Nabi Shallallahu ’Alaihi Wasallam pada malam (perang) Ahzab, sedangkan Nabi Shallallahu ’Alaihi Wasallam ketika itu menyelimuti dirinya dengan jubah tebal dalam keadaan melakukan salat. Dan beliau bila menghadapi suatu perkara (besar) selalu salat.
Dalam riwayat lain, Ali Radhiyallahu Anhu menceritakan hadis berikut: Sesungguhnya aku di malam perang badar melihat kami semua (pasukan kaum muslim) tiada seorang pun melainkan tertidur kecuali Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wasallam yang selalu salat dan berdoa hingga subuh. Semua riwayat ini dinukil oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya.
Ini menunjukkan bahwa salat adalah solusi multiproblem, mari kita amalkan. Akan tetapi salat yang benar-benar tunduk, karena Allah akhiri ayat ini, semuanya berat kecuali mereka yang khusyuk.
Khusyuk adalah menundukkan diri, dan hanya pasrah kepada Allah, mohon bimbingan Allah, lepaskan kesombongan kita, teori kita, tapi fokus akan bimbingan Allah SWT.
Dengan salat kita akan mendapatkan ketenangan dan disitulah solusi akan hadir, Allah akan gandeng kita dengan tulus menyelesaikan masalah kita. (C)
