Selain penyampaian materi, workshop ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, diskusi, dan praktik langsung pembuatan kompos oleh masyarakat Desa Bungkutoko RT 12.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam mengikuti workshop ini, dengan harapan dapat mulai mengolah sampah organik mereka menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman.

Ia mengungkapkan, pupuk kompos sendiri memiliki manaaf banyak salah satunya meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, meningkatkan retensi air, menyediakan nutrisi penting bagi tanaman, meningkatkan hasil panen, dan ramah lingkungan.

Penggunaan pupuk kompos sebagai alternatif pupuk kimia. Karena penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat mencemari tanah dan air, serta membahayakan kesehatan manusia.

Baca Juga: Pemkot Kendari Terus Masifkan Program Penataan Kota Kendari Menuju Kota Sehat