LIVERPOOL, TELISIK.ID - Sadio Mane, bintang sepakbola dari Liverpool. Tulisan ini tentang lakunya yang membumi, walau di tengah kegemilangan.
Pria berkulit hitam legam itu dilahirkan di Sedhiou, Senegal pada 10 April 1992. Ia tumbuh dalam asuh keluarga muslim taat di sebuah desa kecil Bambali, bagian selatan Senegal.
Sejak kecil anak Imam ini tercekik masalah ekonomi. Keluarganya sungguh serba pas-pasan. Di masa ciliknya untuk bermain bola saja memakai buah jeruk.
Kini peraih penghargaan PFA Fans' Player of the Year pada 2020 ini, punya penghasilan yang cukup fantastis yaitu 180 ribu poundsterling atau sekitar Rp 3,1 miliar per pekannya. Namun, ketenaran dan uang sebanyak itu tak membuatnya gelap mata.
Dalam ketenaran dan gelimang uang itu, ia mampu melihat dengan terang kesengsaraan orang lain di negaranya. Ia mampu memetik ibrah dari kesengsaraan yang dialaminya di waktu kecil.
