“Apa yang akan dilakukan benda-benda ini bagi saya dan bagi dunia?," tanyanya seperti dikutip dari okezone.com.

Meski berstatus pemain bintang, pesepakbola berusia 28 tahun ini tetap rendah hati. Mane tetap ringan tangan membantu para staf Timnas Senegal, membawakan botol air untuk rekan-rekannya.

Pria yang biasa bermain pada posisi sayap kanan di Liverpool ini tak sungkan membersihkan tandas dan tempat wudu. Kejadian itu pada September 2018 di Masjid Al-Rahma, Liverpool. Namun, ia tak ingin hal ini dibesar-besarkan.

Senegal bangga memiliki sosok Sadio Mane. Pemain Terbaik Afrika 2019 itu bahkan sempat difilmkan dengan judul 'Sadio Mane Made In Senegal'.

Di usia 28 tahun Mane sudah menyukir kisah sedemikian itu. Lalu apa yang sudah kita berikan untuk manusia (baca: tetangga) dan negara (baca: daerah)?