“Banyak orang hanya tahu sagu untuk makanan tradisional, padahal sagu bisa menjadi bahan dasar produk makanan modern yang tidak kalah lezat,” tuturnya.

Setiap hari Sagumi mampu memproduksi hingga 300 pcs per varian produk, dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per item.

Keikutsertaan dalam berbagai event dan promosi melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook juga semakin memperkenalkan produk mereka ke masyarakat luas.

Hajar berharap dukungan dari pemerintah melalui berbagai event dan promosi dapat membuat produk Sagumi semakin dikenal, serta memberi dampak positif bagi perkembangan UMKM di Sultra.

“Semoga kegiatan yang mendukung UMKM terus ada, agar produk lokal semakin berkembang dan dikenal luas,” harapnya.