Baca Juga: 5 Metode Cas HP di Sepeda Motor, Begini Tips Aki dan Mesin Tak Cepat Rusak

Upaya robotik ini didukung oleh kebijakan Presiden China Xi Jinping untuk mengembangkan kekuatan produktif baru dalam teknologi.

Pada Januari, Beijing mengalokasikan dana sebesar 1,4 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp21,5 triliun (kurs 1 USD per Rp15.401), yang didukung oleh negara untuk pengembangan robotika.

Sementara Shanghai telah mengumumkan alokasi dana sebesar 1,4 miliar dolar AS pada bulan Juli untuk pengembangan industri humanoid.

Dikutip dari Okezone.com, robot-robot yang dipamerkan minggu lalu berasal dari beberapa pemasok domestik yang sama yang mengikuti gelombang EV, termasuk produsen baterai dan sensor.